#
#
logo

Sambutan Rektor Institut Teknologi Bandung

   Perjalanan Institut Teknologi Bandung, yang dimulai dengan Program Studi Teknik Sipil, telah memasuki seratus tahun. Puji dan syukur ke hadirat Allah Swt. atas curahan rahmat, karunia dan hidayah-Nya sehingga ITB dapat terus- menerus mengembangkan diri sebagai sebuah institusi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Seni, Ilmu Sosial dan Humaniora, dan senantiasa memperkuat dan memperluas kiprahnya bagi kemajuan bangsa dan negara, serta bagi kemaslahatan masyarakat dunia.

   Sivitas akademika Teknik Sipil ITB adalah pelopor dan sekaligus pemimpin kemajuan bangsa khususnya di bidang pembangunan infrastruktur yang menjadi pendukung berbagai aktivitas ekonomi masyarakat di seluruh penjuru Nusantara. Selamat atas penyusunan Buku 100 Tahun Pendidikan Teknik Sipil di Indonesia. Dengan melakukan perenungan dan menelaah sejarah, kita menggali hikmah yang menjadi bekal untuk menghadapi tantangan masa depan. Peluncuran buku ini sangat tepat saat ITB membangun kembali kekuatan menjawab tantangan perubahan, menyusun strategi transformasi untuk seratus tahun mendatang.

   Sebagai bagian dari sivitas akademika Teknik Sipil ITB dalam seluruh perjalanan karier saya, kita ke depan akan terus bersama-sama memajukan keilmuan, bekerja sama dengan para alumni dan stakeholders lainnya. Para pemimpin Prodi Teknik Sipil ITB akan terus kita dukung dalam upaya kita untuk menjadi institusi yang sangat dirasakan manfaatnya oleh bangsa dan memiliki reputasi akademik yang terpandang dan setara dengan mitra-mitra internasional.

   Sebagai bagian dari sivitas akademika Teknik Sipil ITB dalam seluruh perjalanan karier saya, kita ke depan akan terus bersama-sama memajukan keilmuan, bekerja sama dengan para alumni dan stakeholders lainnya. Para pemimpin Prodi Teknik Sipil ITB akan terus kita dukung dalam upaya kita untuk menjadi institusi yang sangat dirasakan manfaatnya oleh bangsa dan memiliki reputasi akademik yang terpandang dan setara dengan mitra-mitra internasional.

   Kita akan menjaga capaian cemerlang di masa lampau, akan lebih membuka diri dalam berbagai upaya meningkatkan kinerja dan memajukan keilmuan Teknik Sipil. Kita semua akan senantiasa menumbuhkan semangat in harmonia progessio, kemajuan dalam keselarasan. Selaras dalam berkolaborasi dalam sivitas akademika, selaras dalam bekerja sama dengan para mitra dan alumni, serta selaras dengan lingkungan sosial dan alam

   Akhir kata, terima kasih dan perhargaan yang setingi-tingginya kepada tim penyusun yang diketuai oleh Prof. Adang Surahman. Catatan sejarah ini adalah warisan untuk generasi penerus perjuangan kemajuan Teknik Sipil di ITB dan di Indonesia. Dirgahayu Teknik Sipil ITB.

Sambutan Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, ITB

   Satu abad lalu, tepatnya 3 Juli 1920, dibukanya Teknik Sipil sebagai program studi atau departemen pertama dari Technische Hoogeschool te Bandoeng, menjadi momentum dimulainya pendidikan teknik di Indonesia. Ini adalah perguruan tinggi tertua kedua setelah STOVIA di Batavia dibuka sebagai perguruaan tinggi pertama di Indonesia yang mengkhususkan pada pendidikan kedokteran.

   Satu abad merupakan umur yang sudah tua untuk suatu perguruan tinggi di Indonesia, mengingat usia negeri ini yang baru menginjak tiga perempat abad. Walaupun demikian, usia seabad perguruan tinggi sebagai institusi penghasil ilmu pengetahuan dan penempa sumber daya manusia, masih sangat terlalu muda jika dibandingkan dengan asal muasal perguruan tinggi yang diyakini telah dimulai sejak zaman Aristoteles (384-322 SM). Masa tersebut dipercayai menjadi landasan universitas di Yunani Kuno yang menjadi pusat perkembangan ilmu pengetahuan dunia. Juga sangat muda dibandingkan dengan Vienna University ( 600 tahun) atau pun dengan TU Vienna (250 tahun).

logo

   Dengan usia yang relatif muda tersebut, Teknik Sipil ITB telah berkiprah luar biasa, memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan infrastruktur terutama jalan dan gedung di awal kemerdekaan Indonesia, bahkan sebelum Indonesia merdeka. Tidak hanya itu saja, dua alumninya dikenal seluruh dunia, sebagai pemimpin nomor wahid di negeri ini, yaitu Ir. Soekarno, presiden pertama dan Ir. Djuanda Kartawidjaja, perdana menteri terakhir (selain Sutan Sjahrir), yang pernah ada di Indonesia.

   Sebagai fakultas teknik tertua di Indonesia,Teknik Sipil telah menginspirasi fakultas-fakultas teknik lainnya yang lahir belakangan di Indonesia. Sejarah dan kiprahnya sejak awal sampai saat ini harus diketahui dan dipelajari bersama. Penulisan buku ini menjadi penting dan informasi-informasi yang dikumpulkan serta dirangkum dalam buku ini menjadi informasi langka dan berharga, tidak saja bagi kalangan internal Teknik Sipil, tetapi juga bagi fakultas teknik pada umumnya.

   Terima kasih kepada Prof. Ir. Adang Surahman, M.Sc., Ph.D. yang telah mencurahkan waktu dan tenaga, bersama anggota tim lainnya sehingga buku 100 Tahun Teknik Sipil di Indonesia ini dapat diselesaikan. Semoga apa yang ada dalam buku ini bisa memberikan manfaat kepada kita semua, terutama kepada generasi penerus ahli Teknik Sipil di Indonesia.

logo

Sambutan Ketua Program Studi Sarjana Teknik Sipil, ITB

   Puji Syukur kita panjatkan kepada Tuhan YME atas berkah dan rahmat-Nya sehingga buku 100 Tahun Teknik Sipil di Indonesia ini dapat tersusun

   Bidang teknik sipil merupakan bidang pertama yang dibuka pada saat awal berdirinya sekolah tinggi teknik di Indonesia, yaitu Technische Hoogeschool te Bandoeng pada 3 Juli 1920, dengan pengutamaan pada bidang jalan dan bangunan air (Weg en Waterbouwkundig). Hal ini dilatar belakangi dengan kebutuhan akan insinyur teknik bidang jalan dan air untuk membangun infrastruktur transportasi dan pengembangan bangunan air pada masa itu.

   Dinamika perjuangan bangsa Indonesia dan sejarah dunia mewarnai perkembangan Technische Hoogeschool te Bandoeng, hingga saat ini dikenal sebagai Institut Teknologi Bandung. Dinamika tersebut juga memengaruhi perkembangan Program Studi Teknik Sipil dalam aspek administrasi dan akademik.

   Buku ini merangkum perjalanan Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung yang tidak bisa dilepaskan dari momentum awal yang terjadi pada 1920. Dinamika yang terjadi selama satu abad Program Studi Teknik Sipil juga melahirkan alumni yang mewarnai perjalanan Program studi Teknik Sipil, Institut Teknologi Bandung dan lebih luas lagi pada sejarah bangsa dengan sumbangsih dan karya-karya nyata di berbagai bidang di dalam maupun luar negeri.

   Dengan diselesaikannya buku ini diharapkan momentum yang telah terlahir satu abad lalu dan masih bergulir hingga saat ini dapat terus berlanjut untuk menjawab berbagai tantangan dalam bidang teknik sipil seiring dengan kemajuan teknologi yang makin pesat dan tingginya tingkat ketidakpastian serta tuntutan masyarakat terhadap keandalan infrastruktur.

   Program Studi Teknik Sipil mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada Tim Penyusun Buku 100 Tahun Teknik Sipil di Indonesia yang diketuai oleh Profesor Ir. Adang Surahman M.Sc., Ph.D. atas kerja keras dalam penyusunan buku ini dan kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam berbagai hal

Hidup ITB, Hidup Teknik Sipil!

Sambutan Ketua Program Studi Magister & Doktor Teknik Sipil, ITB

   Alhamdulillah, puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang berkat rahmat- Nya, buku 100 tahun Pendidikan Teknik Sipil di Indonesia dapat terselesaikan. Buku ini tidak saja menceritakan sejarah perjalanan pendidikan Teknik Sipil yang dimulai pada 1920 melalui Technische Hoogeschool te Bandoeng, tetapi juga tentang perkembangan kurikulum ITB dan kurikulum Teknik Sipil, karya ilmiah dosen Teknik Sipil ITB, pendidikan profesi insinyur, dan konstribusi alumni Teknik Sipil ITB. Buku ini juga memberikan gambaran kontribusi Teknik Sipil ITB selama ini kepada negara dan bangsa Indonesia serta khususnya dalam perkembangan pendidikan teknik dan Teknik Sipil di Indonesia.

   Program Magister dan Doktor Teknik Sipil ITB, yang dikenal saat ini sebagai Program Studi Pascasarjana Teknik Sipil ITB, adalah kelanjutan linear dari pendidikan sarjana Teknik Sipil. Program pascasarjana sebagai program studi terpisah dari program S-1 dalam Departemen Teknik Sipil mulai dirintis pada 1990-an dan kemudian Program Magister dan Doktor Teknik Sipil

logo

ITB resmi berdiri pada 1993 melalui Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada waktu itu. Program magister maupun doktor dalam Pascasarjana Teknik Sipil ITB masing-masing memiliki program-program pengutamaan yang sesuai dengan Kelompok Keahlian yang ada di Teknik Sipil ITB. Bentuk kurikulum Pascasarjana Teknik Sipil ITB saat ini dijelaskan juga dengan ringkas di dalam buku ini.

   Buku ini disusun sebagai bentuk rasa syukur dari perjalanan panjang selama seratus tahun Institut Teknologi Bandung dan khususnya Teknik Sipil ITB. Usia seratus tahun adalah tanggung jawab besar untuk terus memberikan kebaikan dan perbaikan yang nyata kepada bangsa dan negara Indonesia.

   Apresiasi luar biasa diberikan kepada tim penyusun buku ini, yang diketuai oleh Prof Adang Surahman dan didukung oleh para staf pengajar, tenaga akademik, serta asisten akademik di Teknik Sipil ITB. Ucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya diberikan pada guru besar dan staf pengajar senior serta alumni Teknik Sipil ITB dari masa ke masa

Semoga Buku ini bermanfaat dan dapat memberikan inspirasi kepada generasi-generasi berikutnya.

Satu abad Institut Teknologi Bandung; Satu abad Teknik Sipil ITB.

logo

Sambutan Ketua Tim Penyusun buku 100 tahun Pendidikan Teknik Sipil di Indonesia

   Bertepatan dengan 100 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia sejak berdirinya Technische Hoogeschool te Bandoeng tanggal 3 Juli 1920, Program Studi Teknik Sipil dibawah naungan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan mengadakan serangkaian kegiatan. Peristiwa ini sangat erat kaitannya dengan Teknik Sipil karena materi pendidikan yang diberikan pertama kali pada waktu itu adalah bidang jalan dan bangunan air.

   Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam rangka peringatan 100 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia ini ialah penulisan buku. Hal ini dimaksudkan agar dampak dan manfaat kegiatan ini masih tetap dirasakan lebih lama lagi setelah kegiatan kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 2020. Telah disadari bahwa banyak kekurangan yang dihadapi dalam melaksanakan kegiatan ini. Keterbatasan ketersediaan data masa lalu menjadi kendala utama. Keterbatasan dana, waktu dan kondisi pandemic saat ini menjadi kendala tambahan. Oleh karena itu buku ini dibuat sesingkat mungkin tetapi diupayakan menampilkan informasi yang relevan selengkap mungkin.

   Menyadari akan kekurangan tersebut, penulisan buku ini akan disertai kegiatan lainnya yang sifatnya komplementer dan suplementer, yaitu pembuatan situs yang menjadi wahana dokumentasi semua kegiatan yang dilakukan diatas. Situs ini juga akan menjadi versi lengkap dari buku ini karena sifatnya yang dinamis, yaitu dapat dikoreksi, diperkaya, dan diperbaharui setiap saat.

   Akhir kata kami mohon maaf atas segala kekurangan yang ada pada buku ini dan mengucapkan terima kasih sebesar besarnya kepada rekan rekan sejawat dosen, karyawan, dan relawan mahasiswa yang telah bahu membahu menyusun buku ini. Demikian juga kami ucapkan terima kasih kepada Ketua Program Studi Teknik Sipil dan Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang dilakukan ini.

  • #
  • #
  • #
  • #
  • #